Indosat Indosat Indosat

KALAH Pilkada dan Terlilit Utang Rp 850 Juta, Eks Wali Kota Tanjungbalai Waris Thalib Dipolisikan

Indosat

1. Kalah Pilkada, Eks Wali Kota Tanjungbalai Waris Thalib Dilaporkan Rekan Sendiri atas Utang Rp 850 Juta

Jakarta Barat KALAH Pilkada Mantan Wali Kota Tanjungbalai, Waris Thalib, dilaporkan ke Polres Tanjungbalai oleh rekannya, IHP (31) dari Kisaran, Kabupaten Asahan, atas dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan dana kampanye Pilkada 2024.

“Tanah ini ternyata jauh dari nilai yang setara dengan pinjaman. Harga pasarnya hanya Rp 10 juta per hektare,” ujar Ramadhan, Selasa (15/7/2025).

Indosat

Setelah jatuh tempo, Waris tidak membayar, serta tak menanggapi upaya komunikasi korban, sehingga IHP melaporkan dugaan penipuan tersebut.

Laporan resmi tercatat pada nomor STPLP/105/V2025/SPKT/RES T.BALAI, tanggal 20 Mei 2025. Hingga kini, pihak Polres Tanjungbalai belum memberi keterangan lanjutan dari Waris Thalib.


2.  Feature – Kisah Utang Kampanye hingga Laporan Polisi

Pegangan Hutan Tak Sama Nilainya, Utang Rp 850 Juta Bekas Wali Kota Tanjungbalai Berakhir di Kantor Polisi

Daripada melakukan kampanye dengan dana realistis, Waris Thalib justru terlibat utang besar—hingga Rp 850 juta—kepada rekannya, IHP.

Ketidakseimbangan ini membangkitkan kecurigaan IHP, yang akhirnya melaporkan Waris ke polisi pada Mei. Dugaan penipuan kini mengintai reputasi mantan wali kota ini, sementara proses hukum menunggu giliran pemeriksaan.

KALAH Pilkada
KALAH Pilkada

Baca Juga: Pemkab Sediakan 1.600 Loker pada Job Fair yang Diadakan di Langkat

3.  Opini – Polemik Media Sosial & Etika Politik Lokal

Saat Kampanye Tercemar Persoalan Utang: Wajah Kelabilan Politik Lokal

Kasus ini memancing pertanyaan seputar intensitas penggunaan utang pribadi dalam kampanye politik.

Warga Tanjungbalai sekarang menyaksikan bagaimana nominal besar bisa mengacaukan kepercayaan publik, dan bagaimana proses hukum menjadi sarana kontrol sosial, bahkan di level lokal sekalipun.


4.  KALAH Pilkada – Suara Korban dan Harapan keadilan

IHP: “Saya Ingin Akses Pulang!” Utang Rp 850 Juta Gagal Kembali, Eks Wali Kota Dipolisikan

Ia bahkan meminta agunan tanah agar tetap aman. Namun jatuh

“Saya ingin uang saya kembali. Kalau tidak, kami harap aparat memproses dengan cepat,” katanya dengan teguh.


5.  KALAH Pilkada– Implikasi Hukum dan Politik

Utang Kampanye Rp 850 Juta: Peta Hukum & Politikal Eks Wali Kota Tanjungbalai

  • Perbedaan Nilai: Tanah hutan Rp 10 juta/ha, jauh di bawah jumlah utang.

  • Potensi Pelanggaran: Dugaan penipuan dan penggelapan bisa menjerat eks wali kota hingga ancaman pidana.

Tantangan seleksi publik dan sanksi hukum bagi pejabat ini menjadi sorotan. Jika terbukti, ini bisa memengaruhi potensi karier politik di masa depan.

Indosat