Indosat Indosat Indosat

Badai Skandal Fahrenheit, Jaksa Agung Copot Kajari Jakbar dan Tunjuk Plt Baru

Badai Skandal Fahrenheit, Jaksa Agung Copot Kajari Jakbar dan Tunjuk Plt Baru

Indosat

Pulihkan Citra Kejaksaan, Haryoko Ari Prabowo Ditunjuk Pimpin Perombakan Besar di Kejari Jakbar

Jakarta Barat 24 JamBadai skandal penggelapan uang barang buksi kasus robot trading Fahrenheit yang mengguncang Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) telah memicu respons tegas dari pucuk pimpinan Kejaksaan Agung. Jaksa Agung ST Burhanuddin tak tinggal diam, dengan cepat mencopot Hendri Antoro dari jabatannya dan menunjuk Haryoko Ari Prabowo, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DKI Jakarta, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Penunjukan ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa. Ini adalah langkah strategis Kejaksaan Agung untuk memulihkan kepercayaan publik yang terkoyak dan menata ulang sistem pengawasan internal di lingkungan Kejari Jakbar yang sempat tercoreng akibat kasus tersebut.

Indosat

Respon Cepat di Tengah Krisis Kepercayaan

Skandal Fahrenheit bukan hanya merugikan materiil, tetapi lebih dari itu—merusak fondasi kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum. Dalam situasi seperti ini, penunjukan Haryoko Ari Prabowo merupakan sinyal kuat bahwa Kejaksaan Agung serius menangani masalah ini hingga ke akar.

Hendri Antoro tampak berbagi pandangan hukum dalam sesi PWI Podcast, tak lama sebelum dirinya dicopot dari jabatan Kajari Jakarta Barat. (Dok)

Baca Juga: Suasana Mencekam di Perempatan Joglo, Kecelakaan Beruntun Tewaskan Satu Pengendara

Haryoko bukan nama baru di dunia penegakan hukum. Dengan rekam jejak panjang di bidang pidana khusus, ia membawa segudang pengalaman dan reputasi yang diharapkan mampu membersihkan noda yang menempel di tubuh Kejari Jakbar.

Langkah Konkret Hari Pertama

Begitu resmi menjabat, Haryoko tak buang waktu. Pada Kamis (10/10/2025), ia langsung menggelar rapat internal bersama seluruh pejabat struktural Kejari Jakbar. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya pemulihan integritas, profesionalitas, dan transparansi dalam setiap proses penanganan perkara.

“Seluruh penanganan perkara akan kami review ulang. Ini bukan sekadar soal penegakan hukum, tetapi juga soal kepercayaan publik yang harus kami jaga,” tegas Haryoko dengan nada serius.

Audit Menyeluruh dan Transformasi Digital

Di bawah kepemimpinan Haryoko, Kejari Jakbar akan segera melakukan audit internal menyeluruh terhadap seluruh perkara yang sedang maupun telah ditangani, terutama yang berkaitan dengan barang bukti bernilai besar. Langkah ini merupakan upaya preemtif untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Sebagai bagian dari reformasi, Haryoko juga berkomitmen untuk mempercepat transformasi digital dalam sistem administrasi perkara dan pengelolaan barang bukti. Langkah ini dinilai mampu menutup celah terjadinya penyimpangan dan memperkuat transparansi publik.

“Setiap barang bukti, terutama yang memiliki nilai finansial tinggi, akan tercatat secara elektronik sehingga bisa dipantau secara terbuka oleh internal Kejaksaan maupun publik,” jelasnya.

Reformasi Struktural dan Moral

Haryoko memahami bahwa pembenahan sistem saja tidak cukup. Selain pembenahan struktural, ia menekankan pentingnya reformasi moral dan karakter SDM. Ia berencana memperkuat program pembinaan mental serta pelatihan etika profesi bagi seluruh aparatur kejaksaan di wilayah Jakarta Barat.

“Jaksa adalah garda terdepan dalam menegakkan keadilan. Karena itu, mereka harus berintegritas tinggi, bukan pelaku penyimpangan,” ucap Haryoko dengan tegas.

Dukungan dari Kejaksaan Agung

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menilai penunjukan Haryoko sebagai Plt Kajari Jakbar merupakan langkah strategis untuk menstabilkan organisasi dan memulihkan kepercayaan masyarakat.

“Beliau dikenal berintegritas dan tegas. Fokus utama saat ini adalah menormalkan situasi internal dan memastikan pelayanan hukum kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Anang di Jakarta.

Indosat